Rabu, 03 Mei 2017

Membaca Kamu

Membaca laki-laki yang tak bicara ini adalah separuh mimpi indah separuh mimpi buruk, begitu tak pada tempatnya, begitu tak pada waktunya. Amba mencuri pandang lagi ke arah Bhisma. Apa yang sedang dipikirkannya? Apa yang direnungkannya dalam anak matanya? Kelak Amba akan menghabiskan tahun-tahunnya melakukan tafsirnya sendiri, bertolak dari apa yang telah diajarkan Bhisma kepadanya.
dikutip dari: AMBA (2012) karya Laksmi Pamuntjak 


Membaca kamu tidak pernah mudah.
Kamu tidak membiarkanku membaca kamu dengan mudah.
Namun jika memang itu keinginanmu.
Selamat ya.
Kamu berhasil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar