Rabu, 05 Juni 2013

Kamis pagi

dan kami duduk berdua disana menunggu kereta datang-sementara yang lain agaknya sudah merapat ke peron. yaa kami butuh tempat duduk. aku ngobrol banyak dengannya. nggak banyak yang aku ingat,tapi waktu itu ngobrol. aku bahagia maksimal bisa menyentuhnya seolah dia nyata.
kemudian kami mendekat ke peron karena kereta sudah mau datang.
kami jalan melebihi peron.
dan dengan terlalu-polosnya aku tanya:
"sekarang tinggal dimana?"
dia diam saja. menatapku seolah mengingatkan. kemudian tersenyum.
tersentak, aku sadar.
"oh, iya, ya............" 
aku nangis. aku peluk dia.
tapi perlahan dia seperti nggak nyata lagi.
di kejauhan aku lihat kereta melaju ke arah kami. 
aku masih di tengah rel.
.
.
.
.
pop! 08.51 AM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar